Kamu!

Dear kamu,

Coba deh sekali-kali berkaca, liat dirimu sudah pantaskah disebut teman yang baik? Memangnya kamu ada disaat kami sedih atau senang?

Ketika kami mengajakmu pergi selalu banyak alasan. Ketika kami pergi kamu mengeluh, marah!

‘Aku nggak diajak!’ dengan muka sinismu.

Jika ada teman yang bermasalah bukannya memberi solusi kami lebih tepatnya menjadi kompor yang membakar teman sendiri.

Terus tiap kali ada yang mengingatkan selalu tidak terima.

Dear kamu,

Aku cuma bilang, ‘NGACA DONG, MBAK!’

Bukan yang Pertama

Tadinya gw kira, ini yang pertama bagi dia. Tapi…

‘Bener si A zina?’ Tanya seseorang dalam telepon.

‘Iyaa…’

‘Kok bisa ya? Dulu juga dia pernah ngelakuin yang sama,’

‘HAHH! Kok nggak cerita?’

‘Ya, karena dia janji mau tobat. Dan muka yang ditunjukin menyesal.’

Bedanya dulu mukanya menyesal, tapi yang gw liat mukanya tenang tidak ada penyesalan sama sekali. Pun, malamnya gw di ceritain suaminya C, pas A disidang.

‘Sudah berapa kali melakukan hal itu?’

‘Lupa, ustad!’

‘Kok bisa lupa? Lebih dari sekali?’

‘Udah sebulanan…’

‘Kamu suka C?’

‘Dikit.’

APA?! Jadi udah sebulanan dia ngelakuin hal itu di belakang gw, dan suami si C. Lebih dari sekali.

Unbelievable…

Shocking Night

Its been while, ketika saya sudah lama tidak mengunjungi blogĀ  ini. Salah satunya dikarenakan koneksi internet yang hilang.

‘Kamu tahu masalahku?’ Ujarnya.

‘Nggak.’

‘Nggak perlu boong. Tahu dari si A?’

‘Hmm.. Ya, aku tahu. Sedikit,’ saya menghela nafas dalam, ‘Apa yang kamu perbuat dengan dia?’

‘Kemungkinan aku akan menikahinya, B (suami C) sudah tidak menyukainya.’

Saya tertegun dalam diam.

‘Kamu sudah sejauh mana?’ dia diam, ‘Kamu sudah berzina?’

‘Nanti kamu akan tahu.’

Sebegitu tenangkah orang mengaku telah berzina, dengan istri orang dia kenal. Tak ada tangis penyesalan, atau rasa malu.

Dia yang (dulu) begitu polos, kini telah menjadi sosok yang (sungguh) tidak saya kenal. Bukan pemuda yang lugu tapi seperti melakukannya untuk (entahlah)…

Akhirnya dia dan perempuan itu diusir… Namun saya masih berharap ini hanya mimpi buruk.