Pawai Ogoh-Ogoh!

This slideshow requires JavaScript.

Pawai Ogoh-Ogoh di Lombok dipusatkan di Mataram, karena umat Hindu lebih banyak yang tinggal di Mataram, kalau merunut dari Sejarah Lombok. Dimulai dari Lapangan Sangkareang hingga Taman Mayura. Ogoh-ogoh diarak oleh pemuda-pemudi dari penjuru lombok dengan identitas sendiri-sendiri, warna rambut yang menyolok.

Kemudian Ogoh-Ogoh dibakar di Taman Mayura.Pawai Ogoh-ogoh di Mataram sekitar 126 ogoh-ogoh. Acara dari siang hingga malam.

Pada dasarnya saya sih tidak mengerti ogoh-ogoh, apa itu ogoh-ogoh, representasi dari apakah dia?

Sehingga dia diarak beramai-ramai, kemudian dibakar.

Mengapa harus saat nyepi, dan apakah orang-orang yang mengaraknya harus memiliki rambut warna-warni, model yang beraneka ragam. Dalam hal mengaraknya pun harus berlari, ke kanan-kiri-kemudian berputar.

Hal yang bikin eye catching adalah boneka-boneka yang diarak, dari dewa-dewa umat Hindu atau beberapa sepertinya muncul di televisi.

Hal yang pasti, macet, dan jalanan penuh dengan orang-orang yang ingin melihat ogoh-ogoh.

Advertisements

4 thoughts on “Pawai Ogoh-Ogoh!

  1. Kl kata perawat IIDA ogoh2 artinya buto ato setan ato smacem itu, dy diarak buat bakar buat petanda kejahatan dimusnahkan, kl warna rambut mgkn ntu buat penarik perhatian aja 🙂

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s