[Lombok] Berpisah dengan Lombok, dan Gili Trawangan!

Melihat Peta

Peta Tiga Gili

Sabtu kemarin kembali pergi ke Gili Trawangan, sebenarnya untuk menjadi bagian penutup liburan di Lombok setahun ini, ada opsi lain sebenarnya ke Bali dengan dua orang teman backpaker-an, tapi uang sedang nggak ada, jadilah gili Trawangan menjadi tujuan akhir.

Awalnya setelah dari Gili Trawangan kami melanjutkan perjalanan ke Sembalun menggunakan Jasa Om @tiket_lombok . Pun Blimin @infolombok juga katanya akan ikut juga, tapi ternyata takdir berkata lain, tidak ada mobil yang free untuk disewakan, juga Blimin @infolombok dan beberapa admin akun lombok ada agenda lain mengelilingi gili-gili yang berada di Sekotong, Lombok Barat. Next time pasti balik ke Lombok!

Kegiatan di Gili Trawangan masih sama seperti tahun lalu, minus snorkling, makanya cumaย sharingย foto-foto saja ya. Ditambah kami makan di Malimbu 2 ikan bakar dan kelapa muda. Nyum!

Dear Lombok,

Ini bukan perpisahan dan harus berucap selamat tinggal, tapi sampai jumpa lagi. Karena masih (akan) mengunjungimu untuk meretaskan agenda tempat yang harus dikunjungi untuk dilihat, dinikmati.

Setahun sudah menjadi warga Lombok, pertama kali datang rasanya seperti ke tempat yang asing, perjalanan yang hanya kelihatan sawah yang membentang di sana-sini sepanjang BIL – Mataram.

Tempat tugas pertama adalah puskesmas, jadinya tahu pelayanan dasar di Lombok, yang serba seadanya bahkan oksigen pun dibatasi, untuk rujukan pun indikasi oksigen habis, pun saat kami kepala Puskesmasnya sungguh ‘istimewa’ jadilah semuanya akan dikenang.

Jadi paham, cidomo seperti alat transportasi yang vital di sini, banyak pasien yang datang untuk berobat menggunakan cidomo. Apalagi kalo sudah diperbolehkan pulang. Setiap satu pasien diantar banyak orang bukan lagi hal yang aneh.

Lombok, nggak pernah terbayang harus menetap di sini selama setahun. Pulau yang rasanya disetiap sudutnya indah dengan caranya sendiri. Mungkin rasanya mangkel ketika harus bertemu dengan Nyongkolan–tradisi pernikahan yang menyebabkan kemacetan.

Cukup banyak tempat wisata yang telah dikunjungi tapi tetap saja tidak habis untuk terus dijelajahi. Jika saja tidak bekerja, atau jumlah hari libur memenuhi mungkin setahun ini tamat menyelesaikan Lombok, nyatanya tidak.

Terima kasih untuk kenangan yang menyenangkan. Seluruh teman dokter internsip Lombok Barat, para perawat Puskesmas Kediri, RS Gerung, Dokter-dokter senior, masyarakat Lombok Barat. Untuk semua pengalaman, persahabatan, pertemanan, konflik. Sukses selalu! ๐Ÿ™‚

Oia, terima kasih untuk Blimin @infolombok om @tiketlombok @LomboKeren untuk menghiasi timeline tentang Lombok, dan inspirasi untuk liburan. Masih akan terus di follow kok.

I do love Lombok!

–Teguh Rasyid

Advertisements

28 thoughts on “[Lombok] Berpisah dengan Lombok, dan Gili Trawangan!

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s