Belajar Berjalan

Bayi nggak cuma sekali terjatuh saat dia belajar berjalan. Jatuh, dia akan menangis, kemudian bangun kembali dan melangkahkan kakinya perlahan, tak terburu. Dia jatuh kembali, kini dia cuma sedikit kecewa, mengapa harus jatuh dalam kondisi yang sama, tapi tidak ada kata menyerah dia bangkit lagi dan mulai belajar berjalan.

Jalanku memang tidak bisa secepat orang lain, mungkin sambil tertatih, belum berlari mengejar yang lain. Tapi aku maju ke depan, aku menangis saat aku terjatuh, cukup keras dan mungkin membuatku malu ketika aku mengingatnya waktu itu. Kemudian aku (pun) terjatuh kembali, yah aku kecewa aku ingin seperti yang lain bisa menikmati bagaimana indahnya berjalan meraih apa yang kita inginkan.

Berulang kali orang tidak melihat siapa kita, kadang membuat kita (aku) apakah mungkin aku setidak berharga itu untuk sekedar diperjuangkan, atau membalas apa yang ada di otak, pikiran, dan hatiku. Tapi setiap hal yang tidak secara tulus diberikan atau sekedar berharap orang (itu) menyadari bahwa kita melakukan itu untuk mereka, akan kembali seperti gaung, bersuara tapi tak bisa tergenggam hanya seperti harapan kosong.

Aku belajar untuk berjalan, darimu, dari mereka. Sabarlah.

#randomthought